Munas Golkar pada Desember 2019 memunculkan polemik. Wakil Ketua Korbid Kepartaian DPP Golkar Darul Siska menilai ada 2 kepentingan di balik polemik tersebut.
DPP Partai Golkar menepis tudingan Bambang Soesatyo yang menyebut keputusan Munas digelar Desember 2019 merupakan keinginan sang ketum, Airlangga Hartarto.
Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto berbicara mengenai pelaksanaan munas. Airlangga mengatakan, sejak 2004 munas Golkar selalu digelar pada bulan Desember.
"Sekelompok orang di DPP memanfaatkan seluruh waktu dan tenaga untuk menunda-nunda pelaksanaan Rapat Pleno yang menjadi kebutuhan mutlak partai," kata Bamsoet.