"Kalau kader kecewa, dia akan mengekspresikannya berbeda. Kekecewaan itu sudah terasa di bawah. Kalau kader kecewa, otomatis mesin partai mati," kata Suhaimi.
Hingga sekarang, nama kandidat Wakil Gubernur Jakarta pengganti Sandiaga Uno masih belum jelas betul. Ini dipengaruhi sengkarut antara Partai Gerindra dan PKS.
Partai pengusung Anies harus menyerahkan 2 nama calon pengganti Wagub Sandiaga. Dua nama tersebut akan dipilih anggota DPRD DKI Jakarta melalui voting.