Di umur 17 tahun, David Herman sudah ditahan di lima kamp konsentrasi Nazi. Dia adalah satu dari kelompok anak yatim piatu Yahudi yang dipindahkan ke Inggris.
Kakek ini berjalan kaki dari rumahnya di Singaraja, Buleleng, ke kantor Gubernur Bali di Denpasar. Kakek ini berjalan kaki selama 4 hari untuk menempuh 80 km.