Warga Aceh yang menjadi korban tewas akibat gempa dan badai tsunami terus bertambah. Data terakhir menyebutkan korban tewas kini mencapai 80.259 orang.
Wabah penyakit menular akan menjadi "mesin pembunuh" kedua pasca gempa tsunami di Aceh dan Sumatera Utara. Buruknya sanitasi, kesulitan air bersih, serta membusuknya mayat karena belum dikubur akan membawa penyakit berbahaya seperti kolera, pneumonia, diare, disentri dan malaria.