Alunan gending Mega Mendung laras pelok patet enem disusul gending ayak-ayak tlutur menghantar kepergian Bagong Kussudiardjo (79). Diiringi ribuan pelayat, Rabu (16/6/2004) Bagong pergi ke peraduan terakhirnya, bersebelahan dengan almarhum istri tercinta.
Meski mengalami banyak kendala, Selasa (15/6/2004), Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) XVI secara resmi akan dibuka. Pembukaan akan dipusatkan di depan Monumen Serangan Oemoem (SO) 1 Maret di Jl. Senopati Yogyakarta mulai pukul 19.00 WIB.
Pelaksanaan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) XVI tinggal beberapa hari lagi, namun sampai sekarang panitia masih mengalami kesulitan dana. Bantuan dari APBD belum juga turun sedangkan sumber dana lain banyak lari ke Pemilu.
Bahagia sedang meliputi band indie asal Yogyakarta, Next of Kin. Band beraliran unik itu akan tampil di Singapore Street Festival 2004 pada 5-8 Juni 2004.
Enam perupa Yogyakarta mulai hari Jumat (16/4/2004), menggelar pameran di Museum Affandi, Jalan Laksda Adisucipto Yogyakarta. Pameran yang bertajuk "Treshold" yang akan digelar hingga Sabtu (24/4/2004) mendatang itu diikuti oleh Agapetus A. Kristiandana, Joko Sulistiono, Redy Rahadian, Edo Pillu, Syahrizal Pahlevi dan Wahyu Gunawan.
Bagi masyarakat pada umumnya, nama Kua Etnika mungkin masih asing terdengar. Untuk mengenal musik yang diusung komunitas seni pimpinan Djaduk Ferianto ini, haruslah terlebih dulu menyaksikan secara langsung pertunjukan musik Kua Etnika.