Serangan-serangan udara terus dilancarkan pesawat-pesawat tempur NATO atas Libya. Operasi NATO di negeri itu hingga hari ini telah memasuki hari ke-100.
Sendirian, sebuah negara akan kesulitan menghadapi berbagai senjata cyber yang menyerangnya. Untuk itu, dibutuhkan semacam aliansi internasional seperti NATO untuk dunia cyber.
Pemimpin Libya Muammar Kadhafi dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk meninggalkan Tripoli, ibukota Libya. Kadhafi merasa semakin tidak aman dengan serangan-serangan udara NATO.
Para TKI di Libya menghadapi ketakutan berbeda dibandingkan sejawatnya di Arab Saudi. Nyawa mereka setiap hari terancam oleh perang yang berkecamuk antara pasukan Muammar Khadafi melawan oposisi yang dibantu NATO.