Dari Inggris, Pangeran William dilaporkan terkena COVID-19 di bulan April dalam waktu berdekatan ketika ayahnya Pangeran Charles juga mengalami hal yang sama.
Bank Sentral Eropa mempersiapkan lebih banyak stimulus, karena dua negara dengan kapasitas ekonomi terbesar di kawasan itu bakalmelakukan lockdown kembali.
Presiden Komisi Eropa telah meminta negara anggota Uni Eropa untuk bekerja sama menghindari risiko kelebihan kaspitas rumah sakit dalam menangani COVID-19.