Walau pengiriman tenaga kerja sektor informal Indonesia ke Timur Tengah, termasuk Suriah, dihentikan 2015, sekitar 2.000 TKW masih berada di negara konflik itu.
Korban tewas akibat gempuran udara di Ghouta Timur, Suriah, terus bertambah. Selama 5 hari gempuran berlangsung, sedikitnya 416 orang tewas, termasuk anak-anak.
Gempuran pasukan pemerintah Suriah di Ghouta Timur membuat warga setempat hanya bisa pasrah. Sudah 296 orang tewas dalam gempuran selama 3 hari terakhir.
Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengancam bakal "menyerang" Suriah jika pemerintahan negara itu terbukti menggunakan senjata kimia terhadap warganya.