Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan kembali kesediaannya untuk menjadi tuan rumah pertemuan antara para pemimpin Amerika Serikat, Rusia, dan Ukraina.
Otoritas Turki menangkap 65 tentara dan polisi pada Jumat (23/5) dini hari waktu setempat atas dugaan keterkaitan dengan mendiang ulama Fethullah Gulen.
Turki mengecam keras Israel karena mencegat kapal yang berlayar menuju ke Jalur Gaza, yang membawa 12 aktivis termasuk Greta Thunberg, pada Senin (9/6).
Ukraina dan Rusia akan berunding langsung di Turki pada Jumat (16/5). Namun absennya Putin meninggalkan sedikit harapan untuk kesepakatan mengakhiri perang.
Rusia menyebut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky "menyedihkan" karena menuntut Putin untuk menghadiri langsung perundingan damai dengan Kyiv di Turki.