Menyadari pentingnya keselarasan antara industri dan akademisi, Toyota Indonesia melalui TMMIN kembali menjalin kerjasama dengan berbagai universitas ternama.
Jaksa mengungkapkan terdakwa dalam menetapkan tarif pemurnian dan jasa manufaktur tidak melakukan kajian dan tidak memperhitungkan nilai merek 'LM' milik Antam.