Kinerja anggota DPR masih jauh dari harapan. Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) mencatat kinerja para wakil rakyat di parlemen Senayan masih sangat mengecewakan.
Formappi melakukan evaluasi terhadap kinerja semua anggota DPR periode 2009-2014, mulai dari laporan kekayaan ke KPK hingga keaktifan mereka. Hasilnya, mayoritas rapor anggota DPR itu sangat buruk.
Semakin mendekati tanggal pemilihan pada 9 April nanti, para wakil rakyat akan kian sibuk berkonsentrasi ke dapil. Mereka sibuk kampanye dan meninggalkan sidang –sidang di DPR yang menjadi tanggungjawab mereka.
“Bagi caleg yang belum bisa menyampaikan informasi, dia harus dikembalikan kepada partainya, dan kalau dia tidak bisa memenuhi itu, ya harus dicoret. Dia harus digugurkan karena ini bukan main-main.”
Sebanyak 6 LSM penggiat Pemilu mendeklarasikan penolakan terhadap rencana pemerintah mengucurkan dana saksi Rp 700 miliar. Mereka bahkan siap mengadukan Bawaslu sebagai pengelola dana itu atas dugaan pelanggaran etik ke DKPP.