Pihak Pemprov Papua menuding adanya konspirasi dalam upaya OTT malam itu. Maka polisi diminta membongkar ponsel penyelidik KPK untuk membuktikan dugaan rekayasa
Warga Desa Long Ampung Kabupaten Malinau Kalimantan Utara dan sekitarnya kini tidak harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan BBM per liternya.