Lagi-lagi serangan bom bunuh diri di Afghanistan. Sebanyak 13 orang tewas dan 50 orang lainnya luka-luka akibat aksi bom bunuh diri di Provinsi Paktika, Afghanistan timur.
Amerika Serikat dkk terus melancarkan operasi militer terhadap Libya. Namun dalam operasi ini tak ada koordinasi dengan para pemberontak di Libya. Misi operasi hanya untuk melindungi warga sipil.
Serangan udara koalisi terus dilancarkan atas Libya. Pemerintah Libya pun menuding NATO membunuhi rakyatnya sebagai bagian dari plot global untuk melemahkan negara itu.
Badai demokrasi telah melanda sekaligus mengubah wajah dunia Arab. Pun kini Libya yang tak jua berhenti bergolak. Setelah diamuk pemberontak pro demokrasi, Khadafi harus menghadapi pasukan sekutu.
Badai demokrasi benar-benar telah melanda sekaligus mengubah wajah dunia Arab. Dari artikuasi di mimbar-mimbar demonstrasi, hingga bermetamorfosa menjadi bahasa moncong-moncong senjata.