Memanfaatkan lahan seluas 18 hektar, dengan nilai investasi mencapai US$ 50 juta, serta hasil produksi bahan peledaknya ditargetkan memiliki TKDN 70 persen.
Letkol Lek Bunyamin membuat inovasi Ground Control Station (GCS) yang berfungsi sebagai ruang untuk memonitor pergerakan pesawat tanpa awak atau drone.