Tim DVI Polda Jatim menghadapi kendala identifikasi jenazah korban Ponpes Al-Khoziny, terutama karena banyak belum memiliki KTP. Sampel DNA dikirim ke Jakarta.
Jumlah korban meninggal akibat runtuhnya musala di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo mencapai 14. Proses identifikasi jenazah anak-anak santri masih berlangsung.
Gubernur Jatim Khofifah pastikan kesiapan Posko DVI untuk identifikasi korban runtuhnya Gedung Mushala. Proses identifikasi dilakukan hati-hati dan profesional.
Warga Pejaten, Jakarta Selatan, dikejutkan dengan penemuan mayat terapis di lahan kosong. Ditemukan jejak kaki di gedung samping spa tempat korban bekerja
Delapan jenazah korban ambruknya Ponpes Al Khoziny dievakuasi ke RS Bahayangkara. Identifikasi memerlukan waktu hingga 3 hari, termasuk tes DNA jika perlu.