Sebagai ibukota negara, daerah Jakarta bisa dikatakan sudah mengalami sakit parah. Semua kegiatan terpusat di kota ini, mulai dari pusat bisnis hingga pusat pemerintahan negara plus pemerintah daerah.
Tidak bisa dipungkiri kalau kemacetan adalah momok yang terus menghantui warga Jakarta tiap harinya. Namun, meski mengaku tidak berwenang membatasi pembelian kendaraan baru, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo akan membatasi penggunaannya.
Penyerobotan jalur bus TransJ koridor VI makin menjadi-jadi. Bahkan seorang petugas yang menjaga palang pintu di dekat Ace Hardware, Jl Warung Buncit, hampir dikeroyok oleh sopir dan kenek Metro Mini.
Hujan deras di beberapa kawasan membuat beberapa pohon tumbang. Sebatang pohon tumbang di kawasan Meruya, Jakarta Barat dan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Pohon tumbang ini membuat lalu lintas macet.
Agar pertumbuhan Jakarta lebih tertata dan menjadi kota metropolitan, pengembang properti mendesak segera dibangun jalur kereta cepat atau MRT (Mass Rapid Transit).
Perjalanan selama 4 hari 3 malam (21-24 April 2011) dilalui dengan kemacetan yang memakan malam pertama di daerah Nagrek dan sekitarnya sangat macet. Untuk sampai di Dieng kami harus menempuh perjalanan selama 19 jam dari Jakarta yang biasanya hanya memakan waktu 13 jam.