Hasil hitung cepat memperlihatkan 11 dari 17 calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung PDIP kalah. Popularitas dan ketokohan calon disebut jadi penyebabnya
PDIP merespons manuver PD yang merayu Partai Golkar untuk berkoalisi usai Ketum PD, SBY, bertemu dengan Wapres RI yang juga senior Golkar, Jusuf Kalla.
PDIP menyebut kritik yang dilontarkan Prabowo Subianto soal utang Indonesia sebagai upaya untuk membantu memenangkan Pilkada Serentak 2018. Fadli Zon membantah.