Portugal dijuluki "Brasil Eropa" karena kentalnya sepakbola indah dengan kemampuan individu tinggi bergaya Brasil yang diperagakan oleh para pemainnya.
Tim nasional Prancis mendapat julukan Les Blues dan "Tim Ayam Jago". Kalau julukan pertama mengacu kepada warna biru yang jadi kostum pertama dan salah satu warna dalam bendera kebangsaan Prancis, julukan ayam jago mengacu kepada simbol yang terpampang di logo asosiasi sepakbolanya.
Mungkin sudah tak pantas lagi memasukkan Republik Ceko sebagai kuda hitam di Euro 2008. Setelah debutnya yang mengejutkan Eropa, talenta individu yang makin terasah serta inspirasi sejarah yang panjang, mereka berhak masuk dalam daftar unggulan.
Setelah menjalani era keemasan di masa Gheorghe Hagi, mungkin Rumania kini tengah memiliki salah satu skuad terkutanya. Tak mau hanya jadi penggembira, Rumania bisa menyengat siapa saja.
Ketika masih bernama Uni Soviet, Rusia adalah salah satu jagoan Piala Eropa. Terhitung dalam kurun waktu 1960-1992 mereka enam kali menjadi kontestan, dalam enam kesempatan itu mereka berhasil menjadi juara pada tahun 1960 dan runner up sebanyak tiga kali, yakni tahun 1964, 1972, dan 1988.
Spanyol gudangnya pemain hebat. Namun di level internasional, La Furia Roja cukup melempem. Bahkan julukan timnas spesialis kualifikasi melekat pada mereka.
Di Piala Eropa, Fredrik Ljungberg cs baru berpartisipasi tahun 1992, ketika itu mereka tampil dengan status sebagai tuan rumah dan langsung berhasil menembus babak semi final. Namun, empat tahun kemudian mereka gagal lolos ke Inggris sehingga harus menunggu hingga tahun 2000 untuk kembali bisa mencicipi Piala Eropa.
Dua kali ikut sebagai peserta dan dua kali pula terungkur di babak pertama, itulah rekor Swiss sebelum perhelatan Piala Eropa 2008. Keikutsertaan mereka yang pertama terjadi pada tahun 1996. Berada satu grup dengan tuan rumah Inggris, Belanda, dan Skotlandia, Swiss hanya mampu menjadi juru kunci Grup A.
Skuad Turki saat ini banyak didominasi pemain muda. Pemain veteran yang tersisa hanya Rustu Recber, kiper karismatik Turki yang sudah mengantongi 115 caps dan Hakan Sukur, topskorer sepanjang massa dengan 51 gol.
Cristian Chivu adalah andalan di lini pertahanan Rumania. Dengan ketangguhan dalam hal bola udara maupun dalam marking, pertahanan Rumania akan aman bila ada Chivu.