Prabowo Subianto (62) diisukan mulai lelah menghadapi Jokowi (52). Tak bisa dipungkiri, Jokowi yang dibesarkan Prabowo lewat Pilgub DKI sudah menjelma menjadi capres potensial, menaklukkan capres Gerindra tersebut.
Kemesraan Jokowi-Hatta Rajasa di KRL Jakarta-Depok dimanfaatkan PAN untuk menggaungkan duet ini ke Pilpres 2014. Lalu apakah duet Jokowi-Hatta bakal sampai Pilpres 2014 ataukah hanya sebatas duet di KRL semata?
Ada 5 kandidat terkuat PKS yang bakal meramaikan Pemilu Raya yang digelar Desember 2013 besok. Dari 5 nama itu, ada 3 'jenderal' yang berkuasa di PKS dan siap memperebutkan kursi capres.
Elektabilitas Jokowi tak terbendung. Pencapresan Jokowi juga disurvei mampu mendongkrak elektabilitas PDIP memenangi Pemilu 2014. Namun Jokowi hanya 'digantung', tanpa kepastian jadi capres PDIP.
Politisi senior Partai Golkar Zainal Bintang mengkritisi elektabilitas capres Aburizal Bakrie alias Ical yang masih rendah. Tersebutlah tiga nama yang dinilainya bisa menggantikan Ical sebagai capres Golkar.
Politisi senior Partai Golkar Zainal Bintang mengungkapkan kecemasan kader-kader Partai Golkar yang tak tersuarakan. Mereka tak ingin elektabilitas Golkar yang masih cukup tinggi menjadi tersandera elektabilitas Ical yang rendah.
Kekhawatiran Ketua Wantim Golkar Akbar Tandjung soal lumbung suara di Banten dinilai beralasan. Nasib Golkar di Banten tergantung nasib Gubernur Ratu Atut Chosiyah yang sedang tersandung KPK.