Gelombang unjuk rasa penolakan UU Pilkada di Yogyakarta marak terjadi. Hampir setiap hari, elemen mahasiswa dan masyarakat menyuarakan aspirasinya menolak UU Pilkada.
Posisi Partai Golkar dinilai tak akan permanen di Koalisi Merah Putih. Partai berlambang partai beringin ini dinilai nantinya akan bergeser jadi pendukung pemerintah. Namun ini baru akan terjadi jika Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie diganti.
Koalisi Merah Putih (KMP) akhirnya menguasai DPR dengan paket pimpinan Setya Novanto Cs. Demokrasi ke depan akan semakin bising. Jalan Jokowi sebagai presiden yang didukung Koalisi Indonesia Hebat makin terjal.
Kesolidan Koalisi Merah Putih terus dipertanyakan. Berkali-kali 'digoda', berkali-kali juga petinggi partai pengusung mengaku tetap satu. Masihkah koalisi yang disebut permanen itu tetap bertahan saat voting pengambilan keputusan RUU Pilkada esok?
Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh memprediksi setelah pelantikan presiden Jokowi dan wakil presiden JK pada 20 Oktober mendatang, Partai Golkar akan pindah haluan. Mantan Ketua DPD Golkar Sulbar ini menilai partai berlambang pohon beringin itu selalu 'licin' di ujung jalan.
Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh menerima keputusan Partai Golkar yang mencopot dirinya dari jabatan Ketua DPD Golkar belum lama ini. Bahkan kabarnya Adnan pun dipecat dari partai berlambang beringin tersebut, namun hal itu ditanggapinya dengan santai.
Terbangnya Wakil Ketua Umum PAN Dradjad Wibowo ke hajatan PDIP di Marina Convention Center Semarang adalah salah satu dari fase itu. Fase ini akan berujung pada sebuah momentum.
Koalisi Merah Putih sempat menyatakan sebagai koalisi permanen di parlemen. Kesolidan koalisi ini disorot pasca hadirnya PPP dan PAN di Rakernas PDIP. Jokowi menyangkal adanya hal yang permanen dalam realitas politik.
Enam partai di Koalisi Merah Putih, yakni Partai Gerindra, PKS, PAN, PPP, Partai Demokrat, dan PBB masih solid meski pilpres telah selesai. Namun 'kemesraan' mereka hilang saat DPR membahas RUU Pilkada.