"Kejadian ini berdampak rumah roboh 8 unit, rusak berat 8 unit, rusak ringan 116 unit, baliho roboh 2 buah, sekolah roboh 1 unit," jelas Kalak BPBD Grobigan.
Jelang libur akhir tahun pemerintah menyiapkan strategi agar tak terjadi lonjakan kasus COVID-19. Strategi berdasarkan hasil evaluasi kebijakan sebelumnya.