Agenda politik formal 2011 ini akan diwarnai perdebatan materi UU Pemilu Legislatif. Akan ada beberapa perubahan, tetapi bukan pertanda ada kemajuan kualitas demokrasi.
Politisi senior PDIP, Taufiq Kiemas, menyebutkan beberapa kader muda PDIP akan disiapkan untuk capres dan cawapres. Dua kader itu adalah puterinya, Puan Maharani, dan Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo.
Meski masih jauh dari angka critical mass 30%, terus bertambahnya perempuan di parlemen hasil dua pemilu terakhir, menumbuhkan optimisme bagi terciptanya keseteraan gender di bidang politik.
Sebagai organisasi dari olah raga yang paling banyak digemari rakyat Indonesia, PSSI menjadi paling seksi untuk pencitraan. Itulah salah satu sebab, kenapa partai Golkar ngotot mempertahankan Nurdin. Tapi Partai Demokrat juga tak mau kalah siasat.
Anggota Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul menyindir Golkar soal kekalahan Timnas. Ruhut menilai Golkar kualat karena telah mempolitisasi Timnas. Pernyataan Ruhut pun dikecam oleh politisi Golkar.
Politisasi yang dilakukan Partai Golkar terhadap tim sepak bola nasional akan mendatangkan kerugian sendiri bagi partai pimpinan Aburizal Bakrie itu. Bila Christian Gonzalez cs gagal merebut juara Piala AFF 2010, berarti kehancuran Golkar di Pemilu 2014.
Keretakan terlihat di tubuh Setgab. Partai-partai menengah yang berada dalam koalisi gerah melihat dominasi Golkar dan Demokrat dalam Setgab. Golkar ibarat istri muda yang kerap diprioritaskan oleh Demokrat.