Pencabul ABG cowok HRL (14), Sartono (34) mengatakan HRL sempat kabur saat dibawa ke Purwakarta, Jawa Barat. Sartono pun mengirim surat dan mengaku sampai menangis-nangis memikirkan HRL.
Pelaku pencabulan ABG cowok HRL (14), Sartono (34) ternyata mengidap kelainan biseksual. Sartono suka mencabuli anak-anak jalanan cowok di stasiun sebelum dirinya menikah dan memiliki 4 anak.
Tersangka pencabulan ABG, Sartono (34) selain menyukai wanita juga menyukai sesama jenis khususnya anak-anak jalanan. Sartono pun mengaku sudah menyodomi 38 anak-anak termasuk HRL (14), korban yang ia bawa dari Kepulauan Seribu.
Berstatus menikah dan punya 4 orang anak, tak lantas membuat Sartono (34) berhenti dari perbuatan cabulnya. Sartono tetap suka menyodomi anak-anak jalanan.
Tersangka pencabulan ABG, Sartono (34) bukan hanya mencabuli korbannya, HRL (14). Sartono bahkan menjual HRL, ABG laki-laki, ke beberapa teman-temannya. Naasnya, HRL dijual dengan harga Rp 25 ribu hingga Rp 50 ribu.
Polres Metro Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, mengamankan Sartono (34), tersangka kasus penculikan dan pencabulan terhadap seorang ABG berinisial HRL. Sartono mengaku telah mencabuli korbannya sebanyak 18 kali.
Saya telah menutup Citi Clear PayWave xxxx-xxxx-xxxx-3864 atas nama Slamet Chahyadi pada 28 desember 2010 sekitar 8.30 WIB dengan menelepon ke 2529999, tetapi saya lupa mencatat nama Customer Servicenya.
Saya seharusnya mendapatkan cashback tersebut. Kemudian belau akan mengbari saya hari senin 3 Januari 2011 mengenai pengembaliannya, namun sampai sore saya belum dihubungi sama sekali oleh pihak Citibank.
Hari Senin selalu sibuk, apalagi Senin perdana di tahun 2011 seperti hari ini (3/1/2011). Kemacetan lalu lintas terjadi di nyaris semua ruas jalur utama di pinggiran Ibukota mengarah ke jantung kota.