Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman memberikan penjelasan terkait alasan pembangunan LRT dibangun melayang dan tidak menempel di permukaan tanah.
Prabowo Subianto menuding ada mark up di proyek LRT di Indonesia. Sementara itu Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah juga curiga dengan tiang LRT yang dibuat tinggi.