Pelatihan tersebut diharapkan bisa menambah keterampilan para pengungsi. Sehingga menjadi peluang baru bagi para pengungsi untuk membuka usaha warung makan.
Aksi bersih sungai dan pemilahan sampah turut melibatkan 50 pemulung binaan Yayasan Kumala, masyarakat sekitar, serta 50 personel Karang Taruna Jakarta Utara.