Pemprov Jabar berjanji memerhatikan nasib guru honorer di seluruh wilayah Jabar. Untuk pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS saat ini masih menunggu payung hukum berupa Peraturan Pemerintah (PP) terkait hal tersebut.
Meski mempunyai ruang kelas yang banyak, jumlah siswa di SMA Abadi selalu sedikit tiap tahunnya. Karena itu, guru sempat berencana merekrut anak jalanan untuk menambah jumlah siswa tanpa dipungut bayaran.
Guru honorer di Jabar mengancam tidak akan memberikan hak suaranya saat Pemilukada 2013 nanti. Langkah itu dilakukan apabila pemerintah daerah tidak meningkatkan kesejahteraan guru honorer.
Sekitar 500 orang dari Federasi Guru Honorer Jabar menggeruduk Gedung Sate, Jalan Diponegoro. Mereka mendesak Pemprov Jabar agar mengalokasikan tunjangan daerah dari APBD bagi guru honorer.
Ari Haryanto, guru yang melempar siswanya dengan potongan batu bata hingga terluka dikenal oleh Kepala Sekolah SMKN 15 sebagai guru yang baik. Ari sudah mengabdi sebagai guru honorer di sekolah itu selama 6 tahun.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Sahudi memenuhi panggilan Komisi D DPRD, membahas tuntutan peningkatan kesejahteraan guru tidak tetap (GTT) maupun pegawai tidak tetap (PTT).
PNS harga mati. Tuntutan itulah yang terus diperjuangkan guru honorer dari berbagai daerah. Sedikitnya 200 orang guru honorer menuntut kejelasan masa depan mereka di depan Istana Merdeka.