Perekonomian Indonesia telah mengalami proses transformasi yang secara bertahap telah mengantarkan Republik ini menjadi ekonomi berdaya saing global. Namun demikian, kondisi ini telah, tanpa sadar, membawa perahu ekonomi ke arah yang rentan akan gejolak dari faktor luar.
Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih bisa terus menguat. Sepanjang tak mengganggu daya saing ekspor, rupiah akan dibiarkan menguat oleh BI.
Selain peningkatan BI Rate menjadi katalis positif penguatan IHSG, akumulasi saham oleh investor asing yang masih dilakukan membuka peluang penguatan IHSG kedepannya.
Suku bunga acuan alias BI rate masih berpotensi naik lagi sebanyak 25 bps ke 7% tahun ini, sejalan dengan ramalan inflasi yang masih bisa meninggi di pertengahan tahun 2011.
IHSG dan rupiah langsung menguat setelah merespon kebijakan Bank Indonesia (BI) yang menaikkan tingkat suku bunga acuan dalam rangka menekan laju inflasi.
IHSG berhasil mendapatkan teknikal rebound pada perdagangan kemarin setelah terpuruk dalam dua perdagangan terakhir meski tingkat inflasi Januari 2011 lebih tinggi dari perkiraan.