BI sudah memperkirakan nilai tukar rupiah bakal melemah terhadap dolar menjelang rapat Dewan Gubernur Bank Sentral AS, yang akan memutuskan tingkat suku bunga.
Perubahan yang terjadi terhadap dua raksasa ekonomi dunia, Tiongkok dan Amerika, membuat pasar Asia bergejolak. Mata uang berbagai negara Asia, termasuk Indonesia, melemah terhadap dolar Amerika Serikat.
BI membaca sinyal kenaikan suku bunga acuan oleh bank sentral AS dalam rapat Federal Open Market Comitte (FOMC) kemarin. Siap-siap dolar AS bakal menguat.
Di kuartal III-2015, laba bersih ASII perseroan turun 17% dari Rp 14,499 triliun menjadi Rp 11,997 triliun. Ini disebabkan oleh penjualan mobil yang turun 20% dan motor menurun 14%.