Mata Sokhib melihat rumahnya hancur akibat ditabrak tongkang. Ia dan enam penghuni lainnya mengungsi di masjid, berharap ada tanggung jawab untuk perbaikan.
Masriah kembali mengganggu tetangganya, Wiwik dengan membuang sampah dan oli. Wiwik merasa terganggu namun enggan melapor ke polisi. Perseteruan berlanjut.