Masuknya Indonesia dalam keanggotaan BRICS (Brazil, Russia, India, China, dan South Africa) menjadi upaya pemerintah dalam memperkuat ekonomi nasional.
Kemenperin menilai keanggotaan Indonesia di BRICS memberikan kesempatan untuk semakin meningkatkan daya saing industri dan memperluas akses pasar ekspor.
Trump memberikan reaksi keras terhadap putusan pengadilan banding AS yang menyatakan sebagian besar tarif yang diberlakukannya secara global adalah ilegal.
Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan China Premier Li Qiang dan menggandeng People's Bank of China menjadi momen geostrategis posisi baru Indonesia.