Platform YouTube kembali menuai sorotan setelah menghapus beberapa video bertema teknologi yang dianggap "berbahaya", meski isinya jauh dari konten ilegal.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim telah menargetkan pusat komputasi awan (cloud) milik Amazon di Bahrain dan pusat data Oracle di Dubai.