Sebagai bentuk keprihatinan yang sangat mendalam terhadap korban yang berjatuhan di Palestina akibat agresi Israel, komunitas pecinta dan pengguna Ertiga yang tergabung dalam Ertiga Club Indonesia (ERCI) menyalakan 333 lilin sebagai simbol dukungan untuk rakyat Palestina.
Pembangunan RS Indonesia di Gaza telah selesai dibangun. Meski begitu, rumah sakit tersebut belum dapat beroperasi lantaran belum adanya fasilitas penunjangnya.
Menolak untuk sekedar bersuara tanpa bertindak, sejumlah musisi Yogyakarta memutuskan untuk menggelar acara penggalangan dana untuk para korban perang di Gaza, Palestina.
Presidium Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), Sarbini Abdul Murad, menyampaikan kebutuhan warga Gaza saat ini. Obat-obatan dan makanan lah yang paling dibutuhkan mengingat kondisi Gaza yang diblokade dan digempur oleh Israel.
"Dilihat kondisi sekarang, Gaza membutuhkan obat-obatan khusus luka-luka dan juga makanan," ujar Sarbini. Hadir pula dalam diskusi publik, duta besar Iran untuk Indonesia, Mahmoud Farazandeh, dan perwakilan MUI pusat Saleh Daulay.
Organisasi sosial kemanusiaan Medical Emergency Rescue Commitee (Mer-C) mendapatkan informasi adanya relawan asal Indonesia yang terluka di Gaza, Palestina.
MER-C mengutuk keras agresi militer Israel kepada rakyat Palestina. Selain itu mereka meminta pemerintah Mesir permudah jalur keluar-masuk bantuan ke Gaza, Palestina.
Rumah Sakit Traumalogi Indonesia telah berdiri kokoh di Gaza Utara, Palestina. Rencananya akhir tahun ini rumah sakit itu dapat melayani masyarakat di sana.