Presiden AS Donald Trump geram atas serangan terhadap kedutaan besar (kedubes) AS di Riyadh, Arab Saudi. Dia mengatakan bahwa pembalasan akan segera terjadi.
"Kita berada pada risiko di mana tidak ada ruang untuk salah perhitungan," jawab juru bicara PBB, Stephane Dujarric dalam konferensi pers pada Senin (2/3).