"Indonesia perlu Rp 200 triliun secara keseluruhan paket ekonomi, di luar penanggulangan COVID-19. Jadi ini bisa diambil dari realokasi anggaran 2020,"
Presiden Jokowi memberikan sinyal akan mengikuti saran DPR merombak batasan yang berlaku di APBN. Ini karena dana APBN tercurah untuk menangkal corona.
"Kemarin sudah bicara dengan Presiden ADB, World Bank, IMF untuk melihat mana financing terbaik agar Indonesia bisa respons dengan biaya sekecil mungkin,"
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Rahayu Puspasari mengatakan pihaknya sedang mempelajari rekomendasi dari Banggar DPR.