"Tindakan Gus Yahya sangat menyakitkan umat Islam yang sedang membantu Palestina untuk bisa merdeka dari penjajahan Israel," kata Slamet, Jumat (15/6/2018).
Yahya Cholil Staquf sadar bahwa dia dikecam karena kunjungannya ke Israel. Yahya menegaskan bahwa kedatangannya karena kepeduliannya terhadap Palestina.