Proses penertiban lahan makam Mbah Priok bukan wewenang TNI. Maka tidak sepatutnya Satpol PP menyebut kerusuhan terjadi akibat kesalahan informasi intelejen dari Kodim setempat.
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengaku tidak tahu tentang adanya kabar penggelontoran duit sebesar Rp 11 M dari PT Pelindo untuk memuluskan pembongkaran makam Mbah Priok di Koja, Jakut. Dia mempersilakan DPRD DKI untuk menyelidiki dugaan tersebut.
Massa dalam insiden di area makam Mbah Priok, Koja, Jakarta Utara melampiaskan amarahnya dengan membakar kendaraan milik Satpol PP dan Kepolisian. Satpol PP melansir kerugian Rp 22 miliar lebih, akibat kejadian tersebut.
Kepolisian Daerah Metro Jaya mendalami insiden kerusuhan di Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Polisi menyiapkan langkah hukum guna menyelidiki kerusuhan tersebut.
Ketua PMI Jusuf Kalla (JK) menilai ada komunikasi yang terpotong antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan ahli waris makam Mbah Priok. Akibatnya bentrokan berdarah pun pecah.
Sejumlah peristiwa magis diyakini terjadi di sela bentrokan Koja. Mulai dari gas air mata yang gagal meledak hingga anggota Satpol PP yang berjatuhan di makam Mbah Priok.
"Kalau ingin jawaban yang rinci, saya mohon rapat diskorsing sampai 18.30 WIB. Saya yakin anggota dewan ingin mendapat jawabab rinci," pinta Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.
Ketua PMI Jusuf Kalla mengunjungi korban bentrok berdarah di Makam Mbah Priok, Bayu Listianto (11), di RSUD Koja, Jakut. JK juga melihat makam Mbah Priok dari lantai 8 rumah sakit itu.