Jumlah penderita Demam Berdarah (DB) di Sulsel terus meningkat. Hingga Jum'at (04/02/2005), data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel menyebutkan jumlah penderita DB terhitung sejak November 2004 lalu mencapai 745 orang. Dari jumlah itu, 13 orang diantaranya meninggal dunia.
Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membebaskan biaya berobat dan rawat inap bagi keluarga miskin/tak mampu yang menderita demam berdarah (DB).
Selain demam berdarah dan diare, Nusa Tenggara Timur (NTT) juga dilanda rabies. Pemerintah Kabupaten Lembata di NTT bahkan menetapkan kasus rabies sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).
Provinsi DKI Jakarta menjadi wilayah dengan jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) terbanyak selama periode Januari 2004-2 Februari 2005, yaitu 20.510 kasus. Sementara daerah dengan jumlah penderita DBD yang meninggal terbanyak adalah Jawa Timur, 8.771 kasus.
Beberapa jenis nyamuk ditengarai sebagai penyebab merebaknya virus berbagai penyakit. Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang akhir-akhir ini mulai marak di berbagai kota di Indonesia, mau tidak mau harus diwaspadai penyebaran virus penyakit akibat ditularkan oleh nyamuk.