PT Kertas Nusantara kembali menggema setelah Prabowo menyebut Indonesia dimiliki 'genderuwo'. Perusahaan yang dibelinya itu pernah dapat pinjaman US$ 40 juta.
Bawaslu memutuskan pelaporan penyampaian visi-misi yang dilakukan Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto di televisi (TV) tidak bisa ditindaklanjuti.