Niat mantan Danjen Kopassus Prabowo Subianto untuk menjadi calon presiden (capres) sudah bulat. Tawaran cawapres dari siapa pun termasuk Megawati yang jelas-jelas memiliki partai besar ditolaknya 'mentah-mentah'.
Dukungan keluarga Cendana diberikan kepada capres dari partai Gerindra Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Ahmad Mubarok menilai dukungan Keluarga Cendana pada Prabowo itu hanya efektif di uang saja bukan politik.
Meski menuai kritikan, iklan Partai Gerindra dan Partai Demokrat justru yang merupakan terbaik dibanding iklan parpol lain. Pesan yang mereka sampaikan sangat fokus pada misi dan kepentingan politik masing-masing.
Kabar buruk bagi tim sukses Megawati dan bakal capes lainnya. Kecenderungan rakyat memilih mereka dalam Pilpres 2009, sangat jauh tertinggal bila dibandingkan kecenderungan memilih kembali Presiden SBY.
PDS ingin melakukan koalisi permanen dengan partai Gerindra untuk menggusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden periode 2009-20014. Dalam membangun komunikasi, PDS memutuskan melalui Muchdi PR.
Mereka berlomba-lomba mengadu peruntungan sebagai wakil rakyat. Di antara antrian panjang menuju tahta kekuasaan tersebut. Salah satu spesies yang banyak disoroti adalah caleg dari mantan aktivis 1998.
Padi Supertoy yang diprotes petani disamakan dengan kasus blue energy. Pemerintah dalam kedua kasus itu dinilai melakukan kesalahan yang sama. Kesalahan itu adalah mempercayai program instan yang ditawarkan swasta.
Hidayat Nur Wahid akan bersaing merebutkan suara di daerah pemilihan Jateng V. Saingannya adalah Icuk Sugiarto, Puan Maharani, Zaenal Maarif dan Dita Indah Sari. "Dengan Mas Zaenal, beliau bisa ambil segmen yang suka poligami," seloroh Hidayat.