Nilai utang pemerintah Indonesia sampai saat ini mencapai lebih dari Rp 1.650 triliun. Saat ini pemerintah baru mampu menurunkan tingkat rasio utang ketimbang mengurangi nilai nominalnya.
Hingga Oktober 2010 pemerintah menyatakan telah menarik utang luar negeri baru senilai Rp 26,91 triliun atau 49,8% dari target yang sebesar Rp 54,07 triliun. Pemerintah menyatakan jumlah ini masih tergolong rendah.
Pemerintah mengaku tak mau menerima utang luar negeri yang memiliki muatan politik. Pemerintah akan mengambil pinjaman luar negeri dengan bunga murah dan persyaratan mudah.
Potret buram buruh migran sepertinya masih menjadi 'pemandangan' klasik. Sosiolog Ida Ruwaida mengatakan, sudah saatnya paradigma dalam melihat TKW berubah. TKW bukan sekadar sumber devisa, tapi juga duta bangsa.
Asuransi Jiwa Bakrie Life (Bakrie Life) tengah mencari pinjaman dana dari luar negeri untuk menalangi cicilan pokok nasabah Diamond Investa yang ketiga.
Tanpa dorongan dan penjelasan dari pembuat kebijakan di Washington, Wall Street kehabisan bahan bakar menyusul Indeks S&P yang turun meninggalkan posisi tertingginya di 2010.
Pemerintah mengklaim utang luar negeri RI terus menunjukkan perbaikan meski jumlahnya kini meningkat menjadi Rp 1.664 triliun. Rasio utang diyakini bisa ditekan menjadi 22-23% di 2014.
Indeks Dow Jones kemarin (9/10) ditutup melemah 60 point (-0.53%) ke level 11,346.75 dikarenakan masih derasnya aksi profit taking para investor akan saham komoditas dan perbankan.
Cadangan devisa Indonesia di akhir tahun bisa menembus US$ 100 miliar. Hal tersebut dinilaiĀ cukup besar untuk menalangi biaya impor dan pembayaran utang luar negeri di awal 2011.