Direktur Maarif Institute Muhd Abdullah Darraz menyesalkan kebijakan sekolah 8 jam 5 hari dipolitisasi. Darraz menyebut pengkritik kebijakan itu tunavisi.
Seluruh sekolah swasta di Pekalongan menolak 8 jam 5 hari sekolah. Atas aspirasi itu, Pemkot Pekalongan menyurati Mendikbud melaporkan kondisi di daerahnya.