Hampir setiap negara di Eropa memiliki tradisi merayakan Paskah yang berbeda. Juga aneka kue-kue khasnya. Demikian juga dengan masyarakat Italia, dengan selalu menyuguhkan roti hangat yang bulat gendut.
Jika ingin memberikan sesuatu yang spesial untuk keluarga tersayang, bisa dengan menghidangkan pancake ini. Teksturnya yang lembut empuk, semakin enak!
Setiap elemen dalam hidangan yang dibuat Willin Low mencerminkan unsur budaya global yang ada di Singapura. Diolahnya dengan teknik sempurna dengan sepenuh hati. Hasilnya, selalu ada keunikan yang mengejutkan karena lezat mengelus lidah!
Siapa yang tak doyan burger? Roti berlapis aneka topping seperti daging, keju, selada dan tomat menjadi favorit warga Asia. Tak heran jika restoran di berbagai negara berlomba-lomba untuk membuat burger terbesar dengan topping royal, termasuk restoran Italia yang satu ini.
Ketika tak ingin makan terlalu berat, tempat ini menjanjikan sesuatu yang berbeda. Seporsi Caesar Salad yang crunchy segar. Steak sandwich dengan sourdough bread dan irisan daging yang empuk gurih mantap. Dinikmati perlahan dengan suasana vintage yang nyaman. Hmm..!
Penggemar hidangan Italia, kini tak perlu bingung memilih menu makan siang. Di resto Italia ini ada 30 jenis menu lengkap yang ditawarkan bergantian setiap hari. Mulai dari pembuka, hidangan utama hingga penutup. Segar dan hangat, langsung diracik oleh sang chef.
Camilan lezat yang gurih dan lembut, paling enak dinikmati dengan secangkir teh atau kopi. Biskuit khas Italia dan cake pisang ini, bisa menjadi menu camilan saat rayakan Imlek.
Kalau suka makanan Asia, bistro ini bisa jadi persinggahan asyik. Di tangan Bima, sang chef, hidangan Asia populer tampil dengan sentuhan Eropa yang cantik. Seperti canelloni yang berjejalan dengan daging kepiting bersaus cabai khas Singapura. Nyam-nyam, gurih, pedas, sedap!