Sederhana, tapi bikin kangen. Itulah kata-kata yang rasanya cocok menggambarkan bakmi Jawa jadul ini. Sepiring mie goreng disajikan hangat di malam hari dengan latar sibuknya Stasiun Gondangdia. Sungguh kenikmatan yang tak mahal.
Mie yang komplet isinya dan hangat ini bisa menjadi sajian mengenyangkan saat berbuka. Kuahnya berbumbu kemiri yang gurih dengan aroma bawang putih yang semerbak. Makin asyik disantap hangat dengan kerupuk dan acar timun. Bikin yuk!
Kangen mencicipi seafood bakar khas Jimbaran yang sedap? Mampir saja ke Java Restaurant. Ada sate lilit, mahi-mahi Bali, cumi bakar, kenus jukut gedeng plus sambal matah yang segar. Menu seafood segar ini bisa dinikmati sepuasnya untuk santap malam.
Bandara di mata para traveler, tidak selalu identik dengan restorannya yang cepat saji. Nyatanya, ada negara yang memiliki bandara dengan restoran terbaik di dunia.
Menu Padang Peranakan ini disajikan dengan sentuhan modern. Si randang itam tampak menggiurkan, berbalut bumbu kehitaman yang royal cocok dengan ikan bilih asok yang krenyes renyah. Dimakan basamo nasi sayo dan sambal lado mudo yang pedas menggigit, lamak rasanyo!
Hidangan ini begitu menggugah selera, tetapi tidak akan membuat Anda kenyang. Gail Tucker pembuatnya memakai kaca pembesar untuk membuat detil hidangan yang berukuran sebesar koin ini. Tampilannya sangat mirip aslinya!
Untuk menghangatkan tubuh di kala musim hujan sekarang ini, sajian mie kuah cocok untuk santap malam Anda. Berikut dua resep mie kuah yang gurih dan segar.
Menu Padang Peranakan ini disajikan dengan sentuhan modern. Si randang itam tampak menggiurkan, berbalut bumbu kehitaman yang royal cocok dengan ikan bilih asok yang krenyes renyah. Dimakan basamo nasi sayo dan sambal lado mudo yang pedas menggigit, lamak rasanyo!