Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) akhirnya diluncurkan bersamaan dengan pengumuman pemerintah tentang pengurangan subsidi BBM. Banyak orang salah paham, terutama kaum politisi, yang menyebut bantuan tersebut sebagai politik uang menjelang Pemilihan Umum 2014.
Pemerintah akan fokus mengatasi masalah psikologis pengungsi yang mulai trauma di pengungsian. Pemerintah juga tengah menggodok peluang program padat karya bagi pengungsi.
Program BLT yang dicanangkan pemerintahan Presiden SBY mendapat keluhan dari petani dan nelayan Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Mereka rata-rata mengatakan dana BLT tidak dapat membantu dampak yang ditimbulkan kenaikan harga BBM.
Gelombang PHK akan datang seiring krisis global yang ikut menyerat industri dalam negeri. Pemerintah pun akan mempercepat program padat karya untuk mengantisipasi PHK tersebut.
Adanya penolakan program BLT oleh kepala desa di berbagai daerah di Jabar, dinilai bukan sikap penolakan namun hanya menyampaikan usulan kepada pemerintah pusat agar BLT diganti padat karya.
Pemberian bantuan langsung tunai (BLT) sebagai kompensasi kenaikan harga BBM banyak mendapat penolakan dari daerah. Penyebabnya, mereka takut penyaluran BLT akan menimbulkan kekisruhan.