AS tegaskan blokade Iran bisa berlangsung tanpa batas waktu, sementara Wakil Presiden Vance mengungkap prioritas utama Washington kini bukan lagi nuklir Iran.
Pejabat Turki menyebut laporan intelijen Israel tentang rencana Iran membunuh Trump di KTT NATO tidak benar. Ancaman ini memicu langkah pengamanan luar biasa.
AS melancarkan serangan baru ke Iran selama lima malam berturut-turut, meningkatkan ketegangan di Selat Hormuz. Iran menuduh AS melakukan kejahatan perang.
Para pemimpin dunia menyambut meredanya konflik dan berkurangnya tekanan krisis energi global. Namun, banyak pihak meragukan ini bisa benar-benar tercapai.