Gubernur Bali Wayan Koster menanggapi komunitas lari WNA di Canggu yang diskriminatif terhadap WNI. Polisi dan imigrasi sedang menyelidiki penyelenggara acara.
Banyak komunitas lari yang dianggap cukup kompetitif, sehingga tidak ramah untuk pemula. Dari keresahan ini lahirlah komunitas bernama 'Gerombolan Pace Besar'.