Dalam mencegah atau menurunkan risiko penyakit tertentu, peranan pola makan tak dapat diabaikan begitu saja. Salah satunya ditunjukkan sebuah studi dari Inggris yang menemukan konsumsi bluberi, apel, dan anggur ekstra dipastikan dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2.
Sarapan menyediakan pasokan energi untuk beraktivitas sekaligus mencegah makan berlebih saat siang hari. Namun, penelitian terbaru menunjukkan sarapan ternyata bermanfaat untuk mencegah diabetes dan tekanan darah tinggi.
AMD adalah penyakit degenerasi dan salah satu penyakit kebutaan yang disebabkan oleh rusaknya makula pada bola mata. Menurut data WHO, AMD berada di urutan ketiga sebagai penyakit penyebab kebutaan.
Salah satu gangguan yang terjadi di usia lanjut adalah menurunnya kemampuan untuk melihat bahkan dapat menyebabkan kebutaan. Inilah yang menjadi masalah yang cukup menjadi perhatian di Indonesia.
Demi mendapatkan penampilan sempurna dan terlihat seksi, banyak wanita yang menghilangkan bulunya. Salah satunya dengan waxing yang sering kali dilakukan di kaki, ketiak, atau bahkan pada area kewanitaan. Tapi tanpa disadari, waxing bulu kemaluan bisa menyebabkan risiko berbahaya bagi para wanita.
Kegemukan atau obesitas kini tak hanya jadi masalah bagi orang dewasa. Anak-anak pun banyak yang mengalami obesitas hingga mereka berisiko terkena diabetes melitus tipe 2.
Sama-sama manis, cokelat dan gula pasir memiliki perbedaan dilihat dari efeknya terhadap tubuh. Jika konsumsi gula pasir meningkatkan risiko diabetes atau kencing manis, cokelat panas justru menurunkannya jika dikonsumsi secara rutin.
Sakit gula bisa-bisa saja dicegah dengan berolahraga dan menjaga pola makan. Namun sebuah studi baru mengatakan bahwa jalan kaki dengan kecepatan sedang 30 menit setelah makan dapat mengendalikan kadar gula darah lansia secara signifikan.
Mulai sekarang rajin-rajinlah ke gym. Selain membuat Anda berotot dan lebih bugar, ternyata sebuah studi baru menemukan pria yang rajin melakukan latihan angkat berat dapat terhindar dari penyakit diabetes.