Dalam kondisi tertentu, seks tidak lagi terasa nikmatnya. Berbagai gangguan bisa membuat gairah seks justru terasa sangat menyiksa, demikian juga ereksi dan orgasme yang kadang malah merepotkan.
Sudah beberapa kali jamaah Ahmadiyah menjadi korban tindak kekerasan gara-gara keyakinan mereka. Di dalam rangkaian peristiwa yang terjadi, LBH Jakarta menengarai keterlibatan polisi dalam berbagai tingkatannya.
Kematian bisa datang kapan saja, tak terkecuali saat berada di puncak kenikmatan hubungan seksual. Beberapa kasus kematian mendadak menimpa banyak orang saat menjalankan aktivitas seksual tertentu.
Banyak cara untuk menyiksa tersangka atau terdakwa yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Dari banyak kasus ini, ada tren penyiksaan yang dilakukan jaksa yaitu menginfus tersangka atau terdakwa dengan air.
Polisi menjadi pelaku penyiksaan nomor wahid terhadap tersangka kejahatan dibandingkan aparat penegak hukum lainnya. Berdalih mendapatkan alat bukti, korps berbaju cokelat ini melakukan segala bentuk penyiksaan.
Dalam catatan sejarah Orde Baru terkait G30S PKI, Letjen S Parman termasuk dalam 4 jenderal yang disiksa sadis sebelum gugur di Lubang Buaya. Penyiksaan sadis ini termasuk disilet dan dipotong alat kelaminnya. Sementara, dokumen visum yang dirilis Indoleaks hanya mengkonfirmasi luka tembak dan patah tulang.
Tak hanya mengadu ke Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Blitar, Jawa Timur, Haryatin (30) juga mengadukan nasibnya ke DPR RI. Bagaimana kisah penyiksaannya itu?
Saya memang bukan salah satu dari delapan puluh ribu tenaga kerja yang dikirim ke Saudi Arabia setiap tahun. Namun, saya memang menghabiskan lebih dari setengah masa kerja saya di negeri orang.
Penyiksaan TKI asal Jawa Timur kembali terjadi. Kali ini dialami oleh Haryatin (32), TKI asal Blitar. Mata Haryatin mengalami kebutaan setelah kerap mendapat siksaan selama 3,7 tahun oleh majikannya di Riyadh, Arab Saudi.