Menko PMK bakal masukkan korban judi online ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) lantaran dampaknya berpotensi menjadi masyarakat miskin baru.
Kesenjangan sosial seperti tingkat pendidikan, ekonomi, hingga peluang kerja bisa jadi salah satu faktor pendorong maraknya aktivitas judi online di Indonesia.