Pergerakan rupiah terhadap dolar AS akan tergantung keputusan BI di markasnya kawasan Thamrin Jakarta Kamis siang ini. BI akan menentukan tingkat suku bunga acuan BI Rate.
Perhatian pelaku pasar saham pada Kamis ini akan tertuju pada keputusan rapat dewan gubernur Bank Indonesia (BI) yang akan menentukan tingkat bunga acuan BI Rate.
Pasar saham belum bisa stabil karena masih digantungi sentimen negatif. IHSG diprediksi masih akan berfluktuasi dan harus berjuang keras menjauhi jalur merah.
Kenaikan BI Rate 25 basis poin menjadi 8,5% memberikan kekuatan terhadap rupiah. Mata uang lokal ini mengikuti jejak pasar saham yang merespons positif kenaikan suku bunga acuan itu.
BI rupanya agak takut menaikkan BI Rate sekaligus hingga 0,5%. BI mengaku lebih suka menaikkan secara bertahap, karena kenaikan suku bunga bukan satu-satunya instrument menekan inflasi.
BI memberikan sinyal untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate dalam rapat dewan gubernur (RDG) pada 5 Juni 2008. Berapa kenaikannya, BI masih merahasiakannya.
BI memberikan sinyal untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate dalam rapat dewan gubernur (RDG) pada 5 Juni 2008. Berapa kenaikannya, BI masih merahasiakannya.
BI mengisyaratkan BI Rate yang kini di level 8,25 persen akan kembali naik. Hal itu untuk mengimbangi inflasi yang kemungkinan akan melonjak di tahun 2008.